RSS

senyum sendiri

Suatu saat saya marah dan sebel dengan suami saya. saya kira kondisi ini pernah terjadi pada hampir semua yang bergelar istri. biasanya suami saya akan melempar pertanyaan penegasan :" Dek, kamu sedang marah ya sama mas ?"

saya menjawab :" iya" sambil menganggukkan kepala

nah, setiap kali saya marah atau sebel maka yang sering dilakukan suami saya adalah DIAM. ya DIAM. karena kata suami saya ini adalah pilihan terbaik daripada harus meneruskan cekcok. suami saya akan memilih asyik dengan aktivitas yang lain , seperti membaca buku atau �bercengkrama� dengan komputer. suami saya menunggu sampai semua reda dan saya dapat diajak bicara. sekali lagi, suami saya berpikir inilah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah. benarkah ?

ketahuilah para suami, pikiran itu tidaklah benar. jujur saya sebagai seorang istri tidak suka dengan gaya demikian. dengan merajuk saya berkata pada suami saya :" kok, ade didiamkan."

"loh, kan sedang marah dan sebel !"

"ya , tapi jangan didiamkan begitu ." kata saya .. didekati saja, disayang sayang."

suami saya tertawa mendengar apa yang saya ucapkan. kata nya : ANEH.

* (Catatan dari suami : tapi tawa saya sekaligus menegaskan bahwa saya belum mengerti dan memahami istri saya. bahkan , sekedar bagaimana menanggapi ketika dia sedang marah sekalipun. untungnya istri saya bersedia memberitahu)

salah satu cara kalian untuk melanggengkan cinta kalian adalah melakukan pengenalan secara utuh terhadap sisi terdalam wanitanya. sebab istri kalian adalah orang yang paling dekat dengan kalian. jangan dibiarkan kedekatan yang kalian jalin sekedar kedekatan fisik, tetapi terasa tidak berkarib dalam emosi dan kejiwaan

kalian tidak terlalu utuh mengenal pola ekspresi wajahnya. kalian terlalu gagap memaknai diksi yang dilontarkannya. kalian sangat "rabun" menangkap bahasa dibalik sorot matanya. kalian bahkan memiliki sisi lemah untuk merasakan getaran jiwanya, dan merabai keinginan keingannya. kalau demikian pengetahuan kalian terhadap istri, rasanya kalian harus mengaku malu, untuk mengatakan kepadanya ,"sayang, aku adalah orang terdekat yang kau miliki."

seorang istri pernah bercerita, bagaimana ia merasa sebel ketika suaminya tidak mengetahui bahwa ia sedang marah. sang suami tetap biasa biasa saja dan baru mengetahui ketika istrinya berkata :" bi, aku ini sendang marah !" Oo, sedang marah, to ? maaf ya aku nggak ngerti."

kisah diatas benar2 terjadi dan sang suami (jelas jelas) sama sama aktivis dakwah.


(dipetik dari http://ainulmardhiyah.abatasa.com/post/tag)

cerita biasa suami isteri. husband me pun macam tu. tapi yang kelakarnya, bila dia cuba pujuk time me marah atau merajuk, me pulak yang jadi malu2. malu sebab dipujuk n malu sebab merajuk dengan husband sendiri. so terus cakap, 'lain kali tak yah pujuk la. malu. biar jer hilang sendiri.' tapi bila husband me tak pujuk pulak, me rasa, 'dia tak pujuk aku?? heeee!'

duhhh...! pening jugak layan kerenah isteri nie! hahahahaha!